Tuesday, March 13, 2018

Pameran Foto dan Galeri Satayu,  Bingkai Hidup Sang Maestro

Pembukaan "Pameran Foto dan Galeri SATAYU,  Bingkai Hidup Sang Maestro".

Penuh haru dan bahagia di Hari Ulang Tahun SATAYU (Syahrul Tarun Yusuf) pencipta 300 lagu Minang yang fenomenal di usia beliau yang ke 76 tahun.

Luar Biasa.. Berada di antara Penyanyi Elly Kasim yang mempopulerkan karya, Pencipta 400 Lagu Minang yang  fenomenal Nyiak Tarun (Syahrul Tarun Yusuf) di Balingka,  Agam dalam Rangka "Pameran Foto dan Galeri Satayu,  Bingkai Hidup Sang Maestro". SATAYU menjadikan alam termasuk pemandangan gunung Singgalang yang berada tepat di depan rumah beliau dan Mengukir sejarah dan budaya saat itu dalam bentuk lagu dari setiap langkah kehidupan yang dilaluinya, (darimuda sampai tua,  dari merantau sampai kembali ke kampung).

Inspirasi yang datang dari hati telah memberi kesan yang mendalam bagi semua pencinta dan penikmat lagu2 Minang baik dalam dan luar negri.

Karya beliau sering dinyanyikan dan didaur ulang oleh penyanyi dari berbagai era dengan berbagai aransemen yang berbeda. "Bugih Lamo" menjadi cikal bakal karya2 beliau lainnya, 300 lirik sudah dikenal dimana2 sedangkan 100 lainnya menjadi catatan pribadi,  yang dapat dilihat di Galeri tersebut. Diantara yang tidak asing lagi bagi kita seperti :  Batu Tagak, Tinggalah Kampuang, Ampun Mandeh, Hujan,  Parantauan (dalam film Merantau) dan masih banyak lagi.

Lebih dari 50 bingkai foto dengan lirik lagu beliau dengan berlatar gunung Singgalang, serta goresan tinta emas, dapat dimiliki dan dilelang sebagai kenang2an  sebelum kehabisan tanggal 17 Maret 2018 ini.


Monday, September 19, 2016

Tenaga Sosial di tengah Empati Sosial

Senin, 19/9/2016, Acara SAPA (Siapa dan Apa) bersama TKSK di Kabupaten/Kota, dengan :
1. Deni, dari kec. ABTB Bukittinggi, sekaligus Ketua TKSK Sumbar
2. Tizi, dari kec. IV Angkat, Agam
3. Nelda Welis, dari kec. Tilatang Kamang. Agam

Tidak banyak orang yang tahu apa itu TKSK atau Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan. TKSK merupakan perpanjangan tanganan Kementrian Sosial di tingkat Kabupaten dan Kota yang bertugas untuk pengambilan data dan memberi solusi terhadap masalah sosial seperti fakir miskin, bencana alam, kebakaran, rumah yang tidak layak huni, ataupun anak/orang terlantar yang membutuhkan bantuan, termasuk juga penyelenggaraan jenazah yang tidak ada keluarganya.

Sesuai dengan Permensos no. 24, TKSK juga bertugas sebagai Fasilitator, Motivator dan Administrator. Artinya setelah mendapatkan data di lapangan kemudian TKSK segera memberikan solusi terhadap masalah yang ada. Selain dana yang didapatkan berasal dari BAZNAS dan Dinas Sosial di Kab/Kota, disamping itu TKSK juga dapat membantu membuatkan proposal untuk Kelompok Usaha Bersama seperti Usaha Konveksi, Usaha Kecil seperti pembuatan kerupuk, menjahit, peternakan, pertanian, perikanan dll.

Kepada masyarakat Petugas TKSK berpesan agar masyarakat dapat jujur memberikan data di lapangan, jangan sampai bohong sehingga justru hak orang yang lebih membutuhkan kita ambil.
Perlunya kita tingkatkan Empati Sosial, dan apabila ada pihak lain/secara pribadi atau CSR perusahaan ingin berpartisipasi dalam masalah sosial di lapangan, maka datanya dapat diminta langsung kepada petugas TKSK di kec/kota.
Kepada masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan berupa modal untuk berusaha dalam kelompok usaha bersama yang selalu didampingi, di follow up oleh petugas di lapangan, harus memaksimalkan kesempatan tersebut, karena dana yang diberikan hanya sekali yang sifatnya memberikan pancingan bukan memberikan umpan, namun begitu tetap dibuatkan laporan kemajuannya yang akan dibantu oleh Petugas TKSK.





Sunday, September 18, 2016

Memperingati 50 tahun KAHMI dengan melaksanakan Tadarus Nasional

15 Juni 2016, talkshow Kronika Budaya dengan Ketua Panitia, Masnaidi dan Presidium KAHMI Daerah Bukittinggi, DR. Aidil Alfin.
Dikatakan bahwa Acara Tadarus Nasional merupakan yang kedua kalinya diangkat oleh KAHMI serentak di seluruh Indonesia. KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) yang saat ini sudah setengah abad berkiprah di berbagai bidang, seperti di birokrat, ilmiah dan wirausaha. Dan sebagai insan cendekia, Alumni Himpunan Mahasiswa Islam setelah menamatkan kuliahnya,  terus melanjutkan perjuangan keIslaman diantaranya membudayakan membaca Al Quran.
Acara Ulang tahun KAHMI yang ke 50 ini, mengajak utusan sekolah di Bukittinggi, Perguruan Tinggi bergabung dengan adik2 HMI dan kakak2 KAHMI untuk Tadarus Al Quran di Mwsjid Raudhatul Jannah, Gulai Bancah Bukittinggi, pada tanggal 17/9/2016, sedangkan untuk acara keakrabannya dilaksanakan Acara Jalan Sehat pada tanggal 25/9/2016 di Ngarai Sianok.

Monday, July 25, 2016

BLOGGER AND VLOGGER

Sahabat LIC,yuk lihat dan subscribe vlog aku ya..karena skrg ceritanya lebih ke audio visual,..lebih seru.. dalam

BLOGGER and VLOGGER

Monday, April 18, 2016

PENGGUNA NARKOBA, Antara PENJARA, RUMAH SAKIT JIWA ATAU PUSARA

Senin, 18 April 2016, Acara Dialog Khusus di RRI Pro 2 Bukittinggi dengan Kepala BNN Payakumbuh  Bapak AKBP Firdaus ZN.

Kejahatan di bidang Narkoba termasuk ke dalam Extraordinary Crime dan Silent Crime, karena tidak saja menyengsarakan pemakainya tapi juga orang lain (pencurian, korban nyawa orang lain karena membawa kendaraan setelah mengkonsumsi narkoba). Siapa saja yang terjebak Narkoba akan berakhir di tiga tempat yaitu : Penjara, Rumah Sakit Jiwa atau Pusara.

Penyalahgunaan Narkoba telah menyebabkan 50 orang meninggal perhari, kerugian materi 63 triliun per tahun (membeli, pemberantasan dan rehabilitasi). Bayangkan kalau uangnya dipakai untuk membuka lapangan kerja, sarana positif lainnya. JIKA masih hidup pun akan mengalami Kerusakan fisik dan mental bahkan cacat permanen.

Pentingnya kita mewaspadai ciri fisik dan psikologis dari orang yang terkena Narkoba, seperti mata merah, lesu, mulut kering, kulit kusam, tidak berani menatap, suka menyendiri dalam kamar, berteman dengan perokok/minum alkohol, tidak mau memperkenalkan temannya, jarang pulang, atau bahkan tiba2 baik,  geng tertentu, suka melihat/membaca pornografi, badan menjadi kurus, emosi labil, di dalam tas/lemari ada jarum suntik, tubuh/tangannya ada bekas sayatan dll.

Jika itu yang terjadi sebelum dilaporkan oleh orang lain dan diciduk polisi, maka para orang tua wajib mengontrol dan mendekatkan diri dengan anak2nya, berikan perhatian lebih, sentuhlah jiwa dan raga mereka dengan segera, sebelum narkoba dan pergaulan bebas menjadi pelariannya. Seandainya tidak bisa, maka perlu dibawa ke tempat rehabilitasi sesegera mungkin. Cegahlah sebelum terkena.

Dari 4,2 juta pengguna Narkoba di Indonesia, merupakan pasar yang menggiurkan sekali bagi pengedarnya. Bagaimana tidak dengan jumlah pemakai yang banyak di Indonesia dan hukuman yang kurang tajam, harga  narkoba di Indonesia justru lebih mahal 3x lipat dari Australia bahkan 5x lebih mahal dari Negri China. Ditambah dengan adanya Bonus Demografi nanti yang akan terjadi, dengan lonjakan jumlah penduduk dimana tingkat usia Produktif lebih sedikit dari yang Produktif, kurangnya lapangan kerja, kurangnya agama dan pengendalian diri dari masing2anak bangsa, baik tua maupun muda, dengan latar belakang pekerjaan apapun, siapa saja bisa menjadi sasarannya, apalagi akses pasar bebas yang  sangat terbuka. Jika kita lengah dan belum sadar2 juga maka akan terjadi Lost Generation, dimana pemudanya ada tapi tidak ada apa2nya. Lantas bagaimanakah nasib kita nantinya, Wahai Bangsa...
Sebuah renungan buat kita semua...

Saya Linda Hevira dan Andien menutup jumpa kita. Sampai jumpa di Dialog Khusus berikutnya.

Monday, March 21, 2016

IMM, Istiqamah dalam Berjuang

Acara : Budaya Remaja
RRI PRO 2 FM 18/3/2016 pukul 4 - 5 sore.
Bersama : Afriafil, Ardiansuah, Almi, M. Sofi, Abduh, Ali dari
IMM : Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Agam - Bukittinggi.

Pentingnya Organisasi Ekstra dan Intra Kampus buat Mahasiswa

Acara : Dialog Khusus, 21/3/2016 pukul 10 -11 siang.
Bersama : FOSMAM (Forum Organisasi Mahasiswa Alumni Maninjau)
Ketua FOSMAM IAIN  : Apri Andes
Kabid. Keanggotaan, Pendidikan dan Peng. Diri : Iqbal
Sekbid. KKPD : Leli Suryani

FOSMAM berdiri karena keinginan R. Tanjung (Ketua MUI Bkt) untuk menyatukan Mahasiswa dari daerah Maninjau atau pernah bersekolah di Maninjau saat beliau menjadi menjadi mahasiswa th 1992 dulu.

Organisasi Intra maupun Ekstra kampus adalah suatu ajang silaturrahmi antar mahasiswa untuk melakukan kegiatan2 selain daripada perkuliahan. Banyak sudah aktivis merasakan manfaatnya, dari yang tadinya tidak berani tampil dan bicara di depan umum malah sekarang dipercaya menjadi ketua untuk Organisasi di dalam maupun di luar kampusnya seperti yang dialami sendiri oleh Andes.

Dengan berorganisasi kita dapat berkenalan dengan alumni yang sudah sukses sehingga kita juga dapat termotivasi olehnya seperti yang dirasakan oleh Iqbal, walau dalam berorganisasi ada juga teman yang memandang sebelah mata, tapi mereka merasa itu karena teman2 yang hanya sibuk belajar belum tahu manfaat ke depannya. Dia juga melihat manfaat organisasi ekstra kampus lebih terasa karena dapat berkumpul juga dengan teman2 dari Institusi lainnya, dan lebih heterogen dan berwarna. Untuk link ke depannya juga memudahkan kita untuk mendapat informasi kesempatan kerja.

Lain lagi halnya dengan Leli yang sejak SMA juga aktif di Forum Studi Islam, dia jadi lebih bisa menggali agama lewat diskusi dan kajian2 Islami, sedangkan manfaat lainnya adalah adanya kemudahan jika kita mendapatkan kisi2 soal atau kiat menghadapi dosen tertentu dan informasi2 baru.

Andes juga menambahkan kegiatan FORSAM lebih mengarah kepada penguatan materi ke masing2 anggota, tidak mesti mengadakan pelatihan/pengkaderan. Diantara kegiatannya mereka adalah Bidang : Kewirausahaan, KPPD, Seni Budaya, Kajian Strategis, Sosial Kemasyarakatan, Seminar, Training Motivasi, Hiking dll.

Dengan kepengurusan th 2016-2017 sekarang, mereka yang tidak hanya aktif di Organisasi Intra Kampus juga  berharap dapat menjadikan mahasiswa2 yang berasal dari Maninjau ini nantinya bisa mengambil semangat dari Pahlawan atau Tokoh asal Maninjau seperti Buya Hamka dan Rasuna Said dapat kembali lahir di era global ini.

Semoga.

Puisi BIMU, 20/3/2016


Puisi dibacakan oleh Romi, Putri, Suci, Aulia.

Peran Nyata Universitas Mohammad Natsir Menjawab MEA


Program Acara : Kronika Budaya, 17/3/2016 di RRI PRO 2 Bkt pukul 8 - 9 malam
Bersama : Rektor Univ. Muh. Natsir Bkt
Bapak : DR. Muslim Suardi, MSi, 
Apt

Pengalaman : 
1. Ketua Alumni Unand
2. Dekan Fak. Farmasi Unand
3. Ketua Persatuan Alumni Farmasi Indonesia Sumbar
4. S1 Unand, S2 ITB, S3 Malaysia
5. Penulis Artikel tanya jawab masalah kesehatan dan obat di H. Singgalang
6. Ketua Ikatan Keluarga Sungai Puar, Sumbar.
7. Aktivis dan Organisatoris.
8. dll

Bapak yang berperawakan kecil ini sejak dari dulu memang sudah terlihat keberaniannya di banding teman2 yang lain. Jiwa memimpin dan prestasi selalu ada dalam kamus hidupnya. Semangat yang jelas terpancar dari wajah beliau sangat menginspirasi kita. Selain berbicara tentang Dunia Pendidikan, Kesehatan dan Organisasi seperti melihat BJ. Habibie lagi ngomong dengan kita. Semoga kita dapat melihat kiprah beliau yang baru saja dipercaya menjadi Rektor Univ. M.Natsir yang sudah membuka Fak. MIPA Jurusan Farmasi, Kimia, Biologi, Fisika. Adm. Rumah Sakit,Ilmu Hukum, Adm. Negara, Sastra Arab, Akuntansi.
Beliau juga menyebutkan bahwa di bawah YARSI SUMBAR, lulusan terbaik akan mendapat kesempatan bekerja yang tersebar di 5 Rumah Sakit Yarsi di Sumbar, 1 Balai Kesehatan, 1 Stasiun Radio, 1 Sekolah Tinggi dan 1 Universitas.
Dengan keunggulan proses belajar di lingk. Islami, praktek ke lapangan dari awal, beasiswa bagi yang hafidz Alquran 3 juz, mhsw undangan, dan beasiswa lainnya, yang siap menjawab tantangan MEA dengan kemampuan bahasa inggris, bahasa arab serta membuat artikel dan jurnal.
Pengalaman Lulus Tanpa Tes di Universitas Mohammad Natsir,  Bukittinggi






Semoga sukses Pak Muslim dan Universitas Mohammad Natsir (dok. 2017)


Universitas Mohammad Natsir dalam Seminar Kesehatan (dok. 2018)












Saya Linda Hevira (lahevicenter.blogspot.com) dan Andien undur diri Sampai Jumpa Lagi. Wassalam





Monday, March 14, 2016

Wanita dan Wirausaha

Talkshow kita kali ini adlah SAPA,Siapa dan Apa bersama Pengusaha Wanita, Mempunyai dua lembaga pendidikan Bimbel dan Bahasa Jepang serta juga menjadi Guru dan Dosen Bahasa Jepang yaitu Wira Hidayati

Hm.. Jiwa berusahanya sudah muncul  sejak kelas 1 SD, waktu itu sedang musim main lilin di Bulan Puasa. Alhasil ketika diajak ibunya ke Pasar, dia juga ingin dibelikan satu bungkus lilin, tapi sampai di rumah malah dia jual kepada teman2nya, sampai2 karena temannya sdh tahu kalau m' Wira ini jual lilin, malam2 ada aja temannya yg ketuk pintu, buk ada Wira, kami mau beli lilin...ha..ha..

Itulah, si Wira kecil anak kedua dari 4 bersaudara ini, orangtuanya yang ibu sebagai guru dan ayah berjualan ke Singapur juga tidak pernah marah kalau anaknya senang berjualan. Hal ini bahkan dia lakukan sampai kuliah. Sosok ibu muda yang ceria dengan 1 orang anak ini, sempat tempat kostnya sudah menjadi toko  favorit buat teman2nya yang mau beli baju baru. Wah..luar biasa. Dan sekarang mb' Wira ini juga sudah buka toko busana wanita di Mall  yang juga ramai pengunjungnya.

Beliau menyebutkan, Dalam  bisnis pasti ada suka dan dukanya, dan duka itu harus ada katanya, anggap saja itu adalah uang sekolah untuk belajar bisnis. Pernah suatu kali dia buka restoran karena memang suka kuliner, ternyata kurang maju dan akhirnya dia tutup saja. Syukurlah tdk terlalu banyak rugi karena barang dan sewa tempat dia pulangkan kpd teman yg mau bisnis yg sama. Ternyata pelajaran kegagalan itu adalah..hobby makan saja tidak cukup, tapi harus mau juga  berproses sebelum dia laku/laris, dimulai dari masakannya, karyawan, keuangan dan harus stand by di tempat serta byk hal lain yg perlu dipertimbangkan.

Selain itu, usaha Lembaga Pendidikan yg didirikannya terinspirasi ketika setamat kuliah dulu, dia magang di perusahaan Jepang selama hampir satu tahun. Dari sana dia berfikir untuk membuka Lembaga Kursus Bahasa disamping mengajar juga di beberapa sekolah SMA di Bkt.

Menurut mb' Wira, untuk menanamkan jiwa wirausaha harus sejak dini. Nggak mungkin bisa instan. Karena kalau kita mulai dari awal maka kita bisa belajar lebih awal dan tidak menghabiskan waktu. Untuk itu dia menyarankan buat para guru yg mendidik mahasiswa sdh menanamkan jiwa berani dalam bertindak untuk masa depan anak didik mereka. Di luar negri jurusan pendidikan sampai di SMA tidak hanya terbagi 2 , IPA dan IPS, tapi ada juga Seni, Olahraga dsb mendapat porsi yg sama. Sehingga ketika melanjutkan kuliah mereka sudah kenal dengan akan mau jadi apa mereka.

Sebagai tambahan, kalau membuat sebuah bisnis, khususnya Lembaga harus mempertimbangkan 5 P. Product terbaik, Place : lokasi yg ramai & strategis atau byk angkot yg lewat dari segala penjuru, Price : harga yg pas, Promotion : lewat media, pelayanan yg baik dll, dan Person : bahkan keberadaan/image kitapun harus bisa membuat meyakinkan klien yakin, artinya semuanya mesti kita up grade dan up date.

Ok dech. Sampai disini jumpa kita. Saya Linda Hevira ( Lahevi Center ) undur diri. Sampai jumpa di acara berikutnya RRI Pro 2 FM. Bukittinggi.


Wassalamu'alaikum ww.

Friday, March 11, 2016

Fenomena Media Sosial

Oleh : Linda Hevira, MSi ( Lahevi Image Center)

Sahabat Kreatif kali.ini kita akan membahas masalah Media Sosial Online yang sedang marak sekarang ini. Tidak saja orang tua tapi juga anak kecil di bawah juga sdh ikut serta dalam dunia maya. Pesatnya perkembangan teknologi sudah merambah ke berbagai macam teknologi komunikasi sekarang ini. Informasi apapun dapat kita baca, lihat dan dengar di Internet.
Kelebihan media online
1. Informasi terbaru bisa didapatkan atau disampaikan dalam hitungan detik.
2. Menyambung komunikasi tidak saja secara lokal tapi juga internasional
3. Mempermudah untuk mencari resensi berupa jurnal, foto atau video tutorial tentang apapun.
4. Publikasi apapun baik produk maupun jasa ataupun skill secara murah dan hampir gratis kalau menggunakan wifi.
5. Siapapun bisa menjadi terkenal atau jatuh sama sekali karena banyak dikecam orang. Banyak kasus tentang kebaikan, keharuan, keunikan, kreativitas atau kelucuan mereka. Atau karena sensasi dan kenekatan yang mereka lakukan.
6. "Mendekatkan yang jauh, hubungan kerjasama lewat online, atau pendidikan secara online, apa saja bisa, namun terkadang hal tersebut malah sering Menjauhkan yang dekat", setiap anggota keluarga bisa  berkomunikasi baik dengan teman onlinenya tapi jarang berkomunikasi baik dengan keluarganya. Walau sama2 duduk di ruangan yang sama.

4 cara bijak menggunakan media online:
1. Download aplikasi yang dapat mempermudah bisnis kita, menambah pengetahuan, ketrampilan dan keagamaan kita.
2. Banyak membaca dan menonton materi Pengembangan Diri, Pemasaran dan Pengetahuan Agama kita, karena hidup tidak untuk dunia saja.
2. Share selalu tentang perkembangan dan usaha yang sedang dijalani
3. Share motivasi atau bikin status dengan kalimat yang baik.

Sekian dan Terimakasih..

Pesona Wanita Gaya

Disamping yang ibu Dewi tadi sebutkan, hendaknya kita kembali memasukkan motif bordir, tenun, sulam dan lainnya ke dalam ornamen busana yang dipakai larena motif tersebut merupakan warisan budaya kita, yang menjadi identitas dan promosi kerajinan daerah Bukittinggi sendiri sebagai kota wisata.

Baik..
Trimakasih Ibu Dewi../ Trimakasih Ibu Yesi Endriani/ dan juga Trimakasih buat pemirsa yang telah bersama kita dari awal hingga akhir acara ini...
Ingat pemirsa..Fashion not only closing the body, but also reflection of personnality...
Akhirnya /saya Linda Hevira dan kru Pesona Wanita Gaya / undur diri dari hadapan anda.
Selamat Siang. Sampai berjumpa lagi..
Wassalaamu'alaikum WW




Saturday, March 5, 2016

Remaja Sehat , Remaja Kuat, Remaja Berplakat

Bersama Coach dan Para Atlit pra PON, start awal 2 minggu lagi Kejuaraan Atletik Junior di Cibinong..dan kejuaraan SEA YoUth di Vietnam bulan Juli nanti.

Ternyata dunia Olahraga sudah mulai diperhitungkan oleh Pemerintah dengan mengalokasikan  dana untuk itu. Pelajar2 yang berprestasi di bidang olahraga ini juga tidak ketinggalan di sekolah. Bahkan dengan keikutsertaan mereka dan semangat yang luar biasa dari coach Ridwan, telah sering menjuarai kejuaraan dan mendapatkan hadiah uang dan fasilitas yang sepadan.
Dari seorang coach yang tegas tapi full motivasi ini, telah mampu membakar dream mereka untuk sukses.
Tidak sia2, daya tahan fisik dan mental serta meski latihan minimal 9 x seminggu, lari dari habis subuh hingga jam 10 pagi atau mulai jam 3 hingga pukul 6 sore.
Sebab Untuk menjadi atlit tidaklah mudah, dari banyak yang mendaftar ke KONI, di tengah jalan banyak yang tidak sanggup dengan disiplin dan pengorbanan fisik dan mental serta dukungan dari keluarga, sekolah dan lingkungan pergaulan.
UNTUK meraih prestasi pertama saja, (Ana)di bidang Lempar lembing dan tolak peluru, butuh waktu 1 tahun, Dinda sudah pernah mendapatkan medali emas, perak dan perunggu di cabang yang berbeda do satu pertandingan, sudah berlatih selama 3 tahun, sedangkan di cabang Lari Pendek (Rindi) menjuarai lari 10 K  dan Marathon yang masing2 sudah berlatih sejak SMP.
Kedepannya untuk pelajar yang berprestasi sebagai atlit akan dipermudah memasuki sekolah impian dan universitas yang mereka inginkan karena memang sudah disediakan kuota untuk itu. KARENA sekarang pahlawan olahraga bisa lahir dari generasi muda yang Bugar, Sehat dan Terpelajar.
Semoga Indonesia semakin Jaya

Tuesday, February 16, 2016

MEMBANGUN NAGARI SEPENUH HATI

Dialog Khusus bersama Bpk Zul Effendi, Wali Nagari Pasia , IV Angkek Candung dan Bpk. Syaiful Hendra sebagai Babin Kamtibmas Pasia.

Nagari Pasia yang berpenduduk 3521 jiwa terdiri dari 3 Jorong  dengan luas 90 Ha, dimana setengah dari penduduknya bekerja sebagai home industri, seperti menjahit konveksi baju/seragam dan menjahit bordir.Sedangkan yang lainnya terdiri dari pegawai negri, wiraswasta, pertanian dan perikanan.

Nagari Pasia juga dikenal dengan desa santri karena ada dua pesantren yang berada di dalamnya. Sinergi pemerintah nagari, jorong, babin dan masyarakat sangat dekat dengan mengoptimalkan dana yang dikucurkan pemerintah untuk membangun infrastruktur serta pengembangan SDM dan pelayanan masyarakat.

Nagari pasia pernah menjadi juara 3 dalam pemilihan Kader Posyandu tingkat Sumbar, karena mengajak masyarakat untuk datang ke posyandu dengan cara menghubungi lewat SMS 2 hari sebelumnya, dengan memiliki Nopensus yaitu nomor HP khusus. Dana tambahan mereka dapatkan dengan menjual hasil kerajinan ibu2 PKK dari kolam ikan, kerajinan tangan dll.

Karena ke depannya Nagari Pasia bercita2 juga menjadikan Kampung Santri, selain pesantren mereka juga sudah melakukan pendidikan Tahfiz Quran, gratis bagi siapa saja yang mau menghafal Quran dari Ashar sampai Magrib, sedangkan selepas Magrib sampai Isya disambung dengan pelajaran tambahan bagi siswa SD, SMP yang belajar/membuat PR di Masjid Nagari.

Pak Hendra : Disamping itu Anggota Kepolisian yang juga ditempatkan di Nagari secara bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam Program FKPM yaitu Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat. Sehingga ketentraman masyarakat dapat dirasakan dengan melakukan pendekatan door to door secara harian didampingi oleh wali jorong, dan apabila sudah dikunjungi akan diberikan sticker yang berisi no.hp polsek, pemadam kebakaran dan kesehatan. Kemudian penyuluhan juga dilakukan kepada remaja dengan mengambil lokasi di Aula pesantren untuk pembinaan generasi muda agar terhindar dari Narkoba, kenakalan remaja dll. Karena keaktifan Bpk Polisi yang pernah sekolah di Pesantren ini dulunya, Mabes Polri dan Polisi dari Jepang juga sempat berkunjung dan bertanya banyak tentang cara pendekatan yang dilakukan beliau kepada masyarakat.

Pak Zul : Disamping sudah memiliki BMT kedepannya juga kami sedang mendirikan Badan Usaha Milik Nagari yang bisa memberikan kesempatan yang luas kepada masyarakat untuk berusaha dengan berbagai jenis usaha, supaya tidak terjadi pengangguran dan bahkan dapat membangun desanya.

Banyak hal yang mempermudah urusan masyarakat dengan perangkat desanya, salah satunya dengan melaporkan kedatangan warga baru dengan cara sms profilnya dan alamat tinggal tepatnya dll ke nomor yang tertera disamping plang "Tamu harap lapor 1x 24 jam ke nomor berikut".

Wah luar biasa ya..Kita yakin kalau sudah kompak begini, nggak ada yang tidak mungkin desa2 pada maju semuanya asalkan Pemerintahnya Membangun Nagari Sepenuh Hati.

OK. Sampai disini dulu jumpa kita dalam Dialog Khusus, setiap minggu ke tiga setiap bulannya pukul 10 hingga 11 siang. SAYA Linda Hevira undur diri. SELAMAT siang sampai jumpa lagi. WASSALAAMUALAIKUM WW.

Saturday, February 6, 2016

Umat Islam di Bawah Cengkeraman Kristenisasi

Assalaamu'alaikum WW.
Hallo sahabat kreatif dimana saja anda berada. Senang sekali saya Linda Hevira, kembali lagi dalam Acara Budaya Remaja.

Kali ini kita kedatangan tamu dari Jakarta, seorang ustad yang dulunya seorang Missionaris (Kristenisasi) yang sudah mendapat Hidayah dari Allah dan menjadi Muallaf.

Beliau banyak bercerita tentang fenomena remaja Islam yang jauh dari agamanya. Seperti target setiap orang Kristen untuk mempunyai tanggung jawab membawa sebanyak mungkin orang mengikuti agamanya.

Yang luar biasanya bapak Bernard dapat menjelaskan ayat2 Alqur'an beserta kisah2 pemuda di zaman Rasulullah. Ternyata selama dari kecil hingga berumur 26 tahun beliaupun disuruh untuk mempelajari agama Islam dan sudah menghafal 5 juz dalam Al Quran.
Ya..begitulah cara orang Kristen mengajak ke dalam agamanya, dengan cara mempelajari apa kelemahan orang Islam, yaitu banyak yang miskin dan mudah terpengaruh dengan orang yang berpura2 baik atau alim, kemudian mereka memperdaya kita.

Dalam salah satu buku yang ditulis beliau, bapak yang mempunyai 1 orang istri dan 11 orang anak ini, banyak mengungkap bahwa Kristenisasi itu bukan cerita saja tapi nyata, dengan semboyan mereka untuk target tahun 2020 nanti yaitu: licik seperti ular dan santun bagai merpati, salah satunya dengan memperbanyak gereja, dan mengaktifkan semua pengikutnya yang berada di setiap lini baik di pemerintahan maupun swasta maupun dengan cara merajai media massa.

Titik balik Ustad Betnard yang  kemudian dari Missionaris yang digaji $2000 malah memeluk agama Islam dan juga mengajak keluarga, ayah ibu, adik, istri dan anak2nya adalah, suatu saat dia tersadar saat membaca surat Ali Imran ayat 19 yang artinya "Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya".
Dan surat Ali Imran ayat 85 yang artinya: "Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi".

Hal itulah yang membuat Ustad Bernard jadi ingin mengabdikan dirinya kepada Allah dan menyadari benar2 agama Islam inilah yang dicarinya.

Walau sebenarnya semua agama yang ada mempunyai tuntutan agar bisa mengajak ke agamanya,tapi kenapa orang yang sudah  beragamapun diajak?

NAH disini keagamaan kita umat Islampun perlu ditanya, apa sudah paham dan menjalankan ajaran agama kita dengan baik dan benar atau tidak. Seperti "shalat" yang menjadi pertanda seseorang beragama agama Islam atau tidak, apalagi yang lainnya.
Ini menjadi peringatan kepada kita untuk segera kembali baca dan pahami Alquran dan berdekatanlah dengan muslim lainnya dalam pengajian dan hal2 positif.
Jangan cuma ikut2an zaman, sekarang tuh musim ada cabe2an untuk ABG perempuan, terong2an buat laki2nya dan terong dicabein buat yang warianya..dan itu semua sudah masuk ke layar TV dan diekpos lagi tentang trik berpacaran dll. MasyaAllah.
Mengerikan zaman sekarang, kalau kita sebagai pemuda tidak hati2 memilih dan memilah teman dan tontonan termasuk pada gadget yang kita miliki. Hmmm..apa jadinya kita yang sedang terlena ini..Sadarlah..

Baiklah sahabat kreatif. Sampai disini jumpa kita dalam Budaya Remaja. Saya Linda Hevira undur diri. Selamat sore sampai jumpa lagi. Wassalaamu'alaikum WW.

Monday, December 7, 2015

Budaya Wirausaha di Usia Muda

Oleh : Linda Hevira dari Lahevi Center (Pusat Pengembangan Diri dan Profesi, MC dan Public Speaking)

Presenter : Survio Dilla (RRI Pro 2 Bukittinggi)

Monday, November 30, 2015

Mengetuk.Nurani dari Pattani

Hai sahabat kreatif, jumpa lagi dengan saya Linda Hevira dalam Acara Budaya Remaja, yang selalu hadir setiap hari Sabtu pukul 4 hingga pukul 5 sore di RRI Play..Pro 2 Bukittinggi.

Sahabat kreatif tema kita kali adalah Mengetuk Nurani dari Pattani dengan teman kita Ruding Yimuseng.

Ruding ini berasal dari Pattani di daerah Thailand Selatan yang artinya pantai ini. Karena perbedaan suhu di pantai yang panas dan Bukittinggi yang dingin itulah, pada awal tinggal di Bkt, Ruding agak sudah mandi pagi, ha..ha..tapi sekarang sudah biasa kok. 

Mahasiswa yang mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Indonesia ini, sangat bersyukur bisa belajar dengan tenang disini. Ketika ditanya bagaimana dengan pemuda disini, dia menjawan ramah dan baik, walau kadang kaget melihat keakraban laki2 dan perempuan serta busananya yang gaul. Hmm..

Di Pattani, Penduduknya umumnya beragama Islam dan cendrung menjalankan Ibadah Islam dengan taat. Pemudinya memakai baju jubah seperti di Arab atau Mesir atau ada juga yang bercadar. Umumnya pada hari besar agama Islam, mereka sering mengadakan membaca AlQuran.dengan berirama bersama-sama. Ketika disuarakan oleh Ruding, rasanya kita merinding. Disana Antara laki-laki dan perempuan ada batasannya begitu juga dengan remaja. 

Sistim pengajaran dan pendidikan di Pattani agak sedikit keras. Meskipun ia sering mendapat rangking di sekolahnya, suatu kala Ruding juga pernah dihukum karena telat dengan pukulan di telapak kaki. Namun semua hukuman itu bertujuan supaya siswanya disiplin dan bersungguh-sungguh dalam belajar.

Ongkos di Pattani tidak bayar, kalau listrik juga tidak bayar jika pemakaiannya tidak banyak. Sementara jalan2nya lebar dan rata serta dan bersih. Kalau dia bilang jalan2 kita itu seperti jalan mereka kalau di kampung2. Wah..luar biasa juga ya pemerintahnya? 

Namun Ruding mengatakan kalau di daerahnya sedang terjadi permasalahan antara pemerintah yang beragama Budha dengan kaum muslim yang jumlahnya minoritas disana. Terlihat wajah dan matanya berkaca-kaca saat ditanya tentang pengalamannya disana, kadang2 tidak tenang bahkan penuh rasa ketakutan. Itulah juga sebabnya ia dan pemuda disana ingin menimba ilmu di luar seperti di Indonesia dan Malaysia untuk masa depannya. Untuk pulang kampung bisanya sekali setahun karena ongkosnya sekitar 1,5 jt dari Bukittinggi - Padang - Kuala Lumpur - Hajjai (Thailand).

Nah sahabat kreatif dimana saja kamu.berada. Demikian cerita Remaja kita kali ini dengan tema Mengetuk Nurani dari Pattani dengan Ruding Yimuseng siswa Jurusan KPI di IAIN Bukittinggi. SALAM JUGA BUAT TEMAN2 Thailand lainnya ya?
 
Sahabat, Sungguh suatu nikmat Allah yang mana yang masih kita dustakan, jika kita sudah menyia-nyiakan masa depan kita dan tidak menggunakan kemerdekaan dan kesempatan yang luas untuk membuat suatu karya. Di belahan bumi lainnya kita lihat banyak anak2 dan para pemuda serta orangtua mereka meninggal dan tertindas karena kesalahan yang tidak pernah mereka buat. Kesemena2an para penguasa dan konflik diantaranya membuat kita harus berkaca, apa yang sudah aku perbuat untuk diriku, masa depanku, keluargaku bahkan bangsa dan agamaku? Semoga perbincangan menjadi motivasi buat kita semua.

Jadi ..jangan lupa terus dengarkan Budaya Remaja, yang sarat dengan Informasi,  Motivasi dan Inspirasi buat kita semua. Hanya di RRI Pro 2 bkt, 97,2 FM.
Akhirnya saya Linda Hevira dan kak Vio undur diri. SELAMAT SORE sampai jumpa. WASSALAAMU'alaikum WW.


Muhammad Arif, Motivasi Dosen Muda yang kuliah sambil bekerja di Malaysia

Assalamu'alaikum WW.

Sahabat Kreatif, tamu kita di Budaya kali ini, adalah sosok yang luar biasa. 
Seorang dosen muda di IAIN Bukittinggi, untuk mata kuliah Psikologi Pendidikan dan mengajar di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam yaitu : Muhammad Arif, M.Ed.

Saat kakak Vio mengundang ke Pro 2 RRI dan kita wawancarai,  Pak Muhammad Arif tengah izin satu bulan dari kuliah S3 nya di Malaysia dalam rangka untuk mengambil data tentang Psikologi Pendidikan di Indonesia dan mengabdi di Almamaternya selama 1 bulan ini.

Kuliah sambil kerja telah mengawali langkah dari sosok dosen muda yang lembut dan tenang pembawaannya ini. Sesekali dia segera meralat bahasa Melayu yang kadang keceplosan saat wawancara. 
Hmm.. di tingkahi oleh gaya bertanya dan celetukan penyiar kita kak Linda dan Kak Vio ini, sesekali pak Arif kadang merasa grogi untuk menjawab pertanyaan kami yang kadang-kadang lucu,  seputar dunia pendidikan dan semangat beliau untuk mengejar cita-cita menamatkan kuliah S1 di IAIN Bukittinggi, S2 di Malaysia dan sekarang juga sedang berada di tahun I untuk program S3 di UKM sana.

Keinginan untuk kuliah ke luarnegri untuk mengambil S2 di Malaysia, bermula karena sebelumnya Pak Arif mendapatkan informasi kuliah disana. Segera dengan tekad yang besar dia berusaha meminjam uang untuk sampai disana dan berjanji akan mengembalikan uang tersebut dalam waktu yang tidak lama.

Orangtuanya hanya dapat berdoa dan merestui, dan jadilah Pak Arif mencari uang sambil kuliah menjadi seorang tukang jahit. Awalnya memang dia tidak bisa sedikitpun untuk menjahit baju, walau ada pilihan lain untuk pekerjaan seperti misalnya menjadi guru atau karyawan, namun karena susah untuk mengatur waktu kuliah dengan bekerja, maka ia mulai mempelajari cara menjahit, seperti menjahit baju kurung wanita, dan sekarang permintaannya sudah bisa membuat baju seragam dll. Walau hanya punya waktu 3 jam sehari untuk tidur, Pak Arif tetap berusaha maksimal dalam menyelesaikan kuliahnya yang sering mendapatkan tugas presentasi dari Jurnal-jurnal internasional serta tuntutan untuk publikasi Jurnal Ilmiah secara Internasional juga.

Hmm..banyak juga motivasi yang kami dapat, ternyata sukses atau tidaknya seseorang itu berawal dari keinginan dan tekad yang kuat. Semoga sahabat kreatif dapat mengambil manfaatnya. dan sampai jumpa lagi di Budaya Remaja yang akan datang.
Saya Linda Hevira undur diri, tetap dengarkan acara kita di RRI Pro 2 Bukittinggi, 97,2 FM. Suara Kreatifitas. Atau bagi kamu yang berada dimana saja di Indonesia, segera install aplikasi RRI Play di Palystore dan Cari RRI Pro 2 Bukittinggi ya..
Karena saya akan selalu update disana mewawancarai tamu kita setiap Hari Sabtu dan Minggu pukul 4 hingga pukul 5 sore. 

OK. Selamat sore, Sampai jumpa. Wassaalaamu'alaikum WW